Scientific attitude analysis on students in class XI natural science regarding human blood circulation system material
Abstract
Attitude is a tendency to behave and may be viewed as an individual's response to a stimulus. Although attitudes toward biology, particularly the human circulatory system, can be represented by the acceptance or rejection of certain biological objects. This research aims to determine high school students' attitudes at SMA Negeri 2 Bilah Hulu towards biology subjects, particularly the material on the human circulatory system. This research employed a qualitative strategy and descriptive approaches. The findings of this survey indicate that the indicator of pleasure in studying biology is 78.30%, the indication of curiosity is 82.92%, the indicator of interest in extending biology time is 80.90%, and the indicator of interest in a career in biology is 79.89%. This research concludes that students have the highest positive attitude toward the indicator of curiosity, while they have the least positive attitude toward the indicator of enjoyment in learning biology. Good curiosity from students is a good foundation in the learning process; it's just that innovative learning activities that are more interactive are needed if you want students to be more interested in learning biology.
Abstrak
Sikap ialah kecenderungan dalam berprilaku dan dapat diartikan sebagai ungkapan seseorang terhadap suatu stimulus. Sedangkan sikap terhadap biologi khususnya mata pelajaran sistem peredaran darah manusia dapat diungkapkan melalui perasaan/perilaku menerima atau menolak terhadap objek biologi tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran biologi khususnya pada materi sistem peredaran darah manusia pada tingkatan sekolah menengan atas lebih tepatnya di SMA Negeri 2 Bilah Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada indikator kesenangan dalam belajar biologi dengan persentase sebesar 78.30%, indikator rasa ingin tahu dengan persentase sebesar 82.92%, kemudian pada indikator ketertarikan memperbanyak waktu biologi dengan persentase sebesar 80.90%, dan pada indikator ketertarikan berkarir dibidang biologi dengan persentase sebesar 79.89%. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa sikap positif peserta didik paling banyak pada indikator rasa ingin tahu, sedangkan sikap positif peserta didik paling rendah ada pada indikator kesenangan dalam belajar biologi. Rasa ingin tahu yang baik dari peserta didik adalah pondasi yang bagus dalam proses pembelajaran, hanya saja diperlukan inovasi kegiatan belajar yang lebih interaktif jika ingin peserta didik menjadi lebih tertarik untuk belajar biologi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfansyur, A., & Mariyani, M. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146-150. DOI: https://doi.org/10.31764/historis.v5i2.3432
Amin, M. (2016, May). Perkembangan biologi dan tantangan pembelajarannya. In Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) (pp. 1-11). Retrieved from https://proceedings.ums.ac.id/index.php/snpbs/article/view/346
Asmaniyah, M. S. (2022). Peningkatan motivasi dan hasil belajar biologi materi sistem reproduksi manusia melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture pada siswa kelas XI IPA MAN bangkalan. Jurnal Pendidikan Lampu, 8(2), 36-44. DOI: https://doi.org/10.34557/jpl.v8i2.198
Astalini, A., Kurniawan, D. A., Darmaji, D., Putri, A. D., & Nawangsih, R. (2019). Identifiy student’s attitude towards the subject of natural science. Journal of Education and Learning (EduLearn), 13(3), 386-394. DOI: https://doi.org/10.11591/edulearn.v13i3.13144
Habayahan, A. R., Ritonga, M. N., & Siregar, E. Y. (2021). Analisis sikap belajar siswa selama pandemi covid-19 tingkat SMA di Kecamatan Barus. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal), 4(1), 107-114. DOI: https://doi.org/10.37081/mathedu.v4i1.2240
Hacieminoglu, E. (2016). Elementary school students' attitude toward science and related variables. International Journal of Environmental and Science Education, 11(2), 35-52. DOI: http://doi.org/10.12973/ijese.2016.288a
Haqiqi, R. (2022). Proses pembelajaran pendidikan kesetaraan paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ibnu Kamil Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 7(1), 12-20. DOI: http://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v7i1.15331
Irwandi, I., & Fajeriadi, H. (2019). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa SMA di kawasan pesisir, Kalimantan Selatan. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 1(2), 66-73. DOI: http://dx.doi.org/10.20527/binov.v1i2.7859
Isnaeni, W., Sujatmiko, Y. A., & Pujiasih, P. (2021). Analysis of the Role of Android-Based Learning Media in Learning Critical Thinking Skills and Scientific Attitude. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(4), 607-617. DOI: https://doi.org/10.15294/jpii.v10i4.27597
Juhji, J., & Nuangchalerm, P. (2020). Interaction between science process skills and scientific attitudes of students towards technological pedagogical content knowledge. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 8(1), 1-16. DOI: https://doi.org/10.17478/jegys.600979
Kurniawan, D. A., Astalini, A., & Kurniawan, N. (2019). Analisis sikap siswa SMP terhadap mata pelajaran IPA. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 22(2), 323-334. DOI: https://doi.org/10.24252/lp.2019v22n2i14
Latipah, E., Cahyo Adi Kistoro, H., & Khairunnisa, I. (2020). Scientific attitudes in Islamic education learning: Relationship and the role of self-efficacy and social support. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 15(1), 37-56. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v15i1.7364
Manasikana, A., & Anggraeni, C. W. (2018). Pendidikan karakter dan mutu pendidikan indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan III (pp. 102-110), Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Retrieved from http://hdl.handle.net/11617/10206
Novelyya, S. (2019). Pengaruh karakter rasa ingin tahu siswa terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA fisika di SMP Negeri 08 Muaro Jambi. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 4(2), 174-181. DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v4i2.291
Parmiti, D. P., Rediani, N. N., Antara, I. G. W. S., & Jayadiningrat, M. G. (2021). The effectiveness of local culture-integrated science learning through project-based assessment on scientific attitudes and science process skills of elementary school students. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(3), 439-446. DOI: https://doi.org/10.15294/jpii.v10i3.31301
Pratiwi, D. I., Kamilasari, N. W., Nuri, D., & Supeno, S. (2019). Analisis keterampilan bertanya siswa pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor dengan model problem based learning di SMP Negeri 2 Jember. Jurnal Pembelajaran Fisika, 8(4), 269-274. DOI: https://doi.org/10.19184/jpf.v8i4.15236
Purwanto, A., Putri, D. H., & Hamdani, D. (2021). Penerapan project based learning model untuk meningkatkan sikap ilmiah mahasiswa dalam rangka menghadapi era merdeka belajar. Jurnal Kumparan Fisika, 4(1), 25-34. DOI: https://doi.org/10.33369/jkf.4.1.25-3
Putra, D. S., & Wiza, O. H. (2019). Analisis sikap siswa terhadap mata pelajaran fisika di SMA Ferdy Ferry Putra Kota Jambi. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 8(3), 299-311. DOI: https://doi.org/10.15294/Upej.V8i3.35631
Rijal, S., & Bachtiar, S. (2015). Hubungan antara sikap, kemandirian belajar, dan gaya belajar dengan hasil belajar kognitif siswa. Jurnal Bioedukatika, 3(2), 15-20. DOI: http://dx.doi.org/10.26555/bioedukatika.v3i2.4149
Sari, D., Anastasia, D., Ferdiani, A., & Gajah, R. S. (2022). Konsep akuntansi keperilakuan dari aspek psikologi dan psikologi sosial. Research in Accounting Journal (RAJ), 2(2), 264-272. DOI: https://doi.org/10.37385/raj.v2i2.483
Sugiyono, S. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV.Alfabeta.
Sukmarita, T. (2018). Penggunaan media electric untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah pada manusia di SMP Negeri 2 Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Retrieved from https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2572/
Supeno, S., Kurnianingrum, A. M., & Cahyani, M. U. (2017). Kemampuan penalaran berbasis bukti dalam pembelajaran fisika. Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Sains, 2(1), 65-78. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/jpps/article/view/6415
Ukpong, D. E., & George, I. N. (2013). Length of study-time behaviour and academic achievement of social studies education students in the University of Uyo. International Education Studies, 6(3), 172-178. DOI: http://dx.doi.org/10.5539/ies.v6n3p172
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v5i1.14958
Article Metrics
Abstract view : 441 timesPDF - 219 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Managed by: |
Journal License: |
.png)








.png)
















