The potential of the Malabot Tumpe ethnobiology-containing e-module in realizing sustainable biodiversity conservation
Abstract
Malabot Tumpe is local wisdom which has the meaning of realizing the 15th SDG goal in the conservation of maleo birds. Concepts such as ecosystem balance and biodiversity, which are reflected in Malabot Tumpe traditional practices, indicate the potential for Malabot Tumpe in integrating biology learning material, especially biodiversity material. The integration of values or knowledge from local wisdom containing ESD can be integrated into biology learning through e-modules. However, so far, there has been no research that specifically discusses the integration of Malabot Tumpe local wisdom, which contains sustainable conservation values, into biology learning. For this reason, the author aims to reveal the potential of e-modules containing Malabot Tumpe local wisdom as a form of implementing ESD in extracurricular biology learning activities in schools. The method used was a systematic literature review with a sample of 12 international and national articles. The result of this study is that there is potential for an E-module containing Malabot Tumpe local wisdom to not only help students achieve learning goals but also help sustainably preserve biodiversity. However, further research is needed to empirically measure the effectiveness of the Malabot Tumpe ethnobiology e-module and its impact on ESD to achieve sustainable biodiversity.
Abstrak. Malabot Tumpe merupakan kearifan lokal yang mempunyai makna mewujudkan tujuan ke-15 SDGs dalam konservasi burung maleo. Konsep-konsep seperti keseimbangan ekosistem dan biodiversitas yang tercermin dalam praktik adat Malabot Tumpe mengindikasikan adanya potensi Malabot Tumpe dalam integrasi materi pembelajaran biologi khususnya materi keanekaragaman hayati. Integrasi nilai-nilai atau pengetahuan dari suatu kearifan lokal yang bermuatan ESD dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran biologi melalui e-modul. Namun sejauh ini belum ada penelitian yang secara khusus membahas integrasi kearifan lokal Malabot Tumpe yang mengandung nilai-nilai konservasi secara berkelanjutan, ke dalam pembelajaran biologi. Untuk itu penulis bertujuan ingin mengungkap bagaimana potensi e-modul bermuatan kearifan lokal Malabot Tumpe sebagai bentuk implementasi ESD dalam kegiatan intrakurikuler pembelajaran biologi di sekolah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan 12 sampel artikel internasional dan nasional. Hasil dari kajian ini adalah adanya potensi E-modul yang memuat kearifan lokal Malabot Tumpe tidak hanya membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tetapi sekaligus membantu pelestarian biodiversitas secara berkelanjutan. Namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas e-modul bermuatan tetnobiologi Malabot Tumpe dan dampaknya terhadap ESD untuk mencapai biodiversitas yang berkelanjutan secara empiris.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adinugraha, F., & Ratnapuri, A. (2020). Modul keanekaragaman hayati dengan pendekatan kearifan lokal dan budaya di Kabupaten Purworejo. Susunan Artikel Pendidikan, 5(1), 26-33. DOI: https://doi.org/10.30998/sap.v5i1.6534
Agusti, K. A., Wijaya, A. F. C., & Tarigan, D. E. (2019). Problem based learning dengan konteks ESD untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan sustainability awareness siswa SMA pada materi pemanasan global. In Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-jorunal), (Vol. 3, pp. 175-182). DOI: https://doi.org/10.21009/03.SNF2019.01.PE.22
Alimah, S. (2019). Kearifan lokal dalam inovasi pembelajaran biologi: Strategi membangun anak indonesia yang literate dan berkarakter untuk konservasi alam. Jurnal Pendidikan Hayati, 5(1), 1-9. DOI: https://doi.org/10.33654/jph.v5i1.574
Amelia, A., & Chandra, A. F. (2020). Karakteristik instrumen non-tes sustainability awareness menggunakan analisis rasch model materi pemanasan global untuk siswa sekolah menengah. Wahana Pendidikan Fisika, 5(2), 49–56. DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v5i2.27431
Angela, V. F. (2023). Strategi pengembangan ekowisata dalam mendukung konservasi alam Danau Tahai. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 984-993. DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i3.24980
Anyolo, E. O., Kärkkäinen, S., & Keinonen, T. (2018). Implementing education for sustainable development in Namibia: School teachers’ perceptions and teaching practices. Journal of Teacher Education for Sustainability, 20(1), 64-81. DOI: https://doi.org/10.2478/jtes-2018-0004
Atmaja, A. T., Nurul, M. & Akbar, S. (2021). Pengembangan e-modul berbasis kearifan lokal dan kecakapan hidup. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 6(11). 1673-1678. DOI: https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i11.15104
Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen. Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan teknologi.
Bappenas. (2020). Metadata indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB)/Sustainable development goals (SDGs) di Indonesia. Jakarta: Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Brata, I. B. (2016). Kearifan budaya lokal perekat identitas bangsa. Jurnal Bakti Saraswati, 5(1), 9-16. Retrieved from http://ojs.unmas.ac.id/index.php/Bakti/article/view/226
Chin, C. K., Munip, H., Miyadera, R., Thoe, N. K., Ch'ng, Y. S., & Promsing, N. (2019). Promoting education for sustainable development in teacher education integrating blended learning and digital tools: An evaluation with exemplary cases. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 15(1), 1–17. DOI: https://doi.org/10.29333/ejmste/99513
Dinas Pariwisata Pendidikan Kabupaten Banggai Laut. (2022). Petunjuk teknis kegiatan festival Tumbe 2022. Banggai. Banggai Laut, Sulawesi Tengah: DPPKBL. Retrieved from https://www.scribd.com/document/611800227/Juknis-Kegiatan-Festum-2022
Familu, F. & Lamadang, K. P. (2023, October). Actualization of social values in the implementation of the Mombowa Tumpe ceremony in the Batui Indigenous Communities, Banggai District. In 4th Borobudur International Symposium on Humanities and Social Science 2022 (BIS-HSS 2022), (pp. 166-173). Atlantis Press. DOI: https://doi.org/10.2991/978-2-38476-118-0_19
Firmansyah, F., Hidayat, S., Leksono, S. M., & Jamaludin, U. (2023). Kearifan lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Cagar Alam Rawa Danau (CARD). Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 8(1), 1-5. DOI: https://doi.org/10.23969/biosfer.v8i1.8405
Fitriandari, M. & Winata, H. (2021). Manajemen pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Competence: Journal of Management Studies, 15(1), 1-13. DOI: https://doi.org/10.21107/kompetensi.v15i1.10424
Gonibala, F. S., Martina, A. L., & Wawan, N. (2020). Perilaku burung maleo (Mecrocephalon Maleo) dewasa di penangkaran kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Cocos, 13(2), 1-8. DOI: https://doi.org/10.35791/cocos.v3i3.33181
Hasanah, N. (2023). Nilai budaya dalam upacara adat Malabot Tumpe: Studi refleksi upacara adat Tumpe Kecamatan Batui. Journal of Tompotika: Social, Economics, and Education Science, 1(2), 135–143. Retrieved from https://jtsees.untika.ac.id/index.php/jtsees/article/view/52
Inayah, G. N., Rochintaniawati, D., & Sanjaya, Y. (2023). Analisis penggunaan media pembelajaran dan implementasi ESD yang digunakan guru biologi SMA/MA. Jurnal Ilmiah Pekan Biologi, 9(2), 24-34. DOI: https://doi.org/10.22437/biodik.v9i2.18834
Indrati, D. A., & Hariadi, P. P. (2016). ESD (education for sustainable development) melalui pembelajaran biologi. In Symposium on Biology Education, (Vol. 12, No. 2, pp. 371-382). Retrieved from http://symbion.pbio.uad.ac.id/prosiding/prosiding/ID_316_Dika%20Agustia%20Indrati_Revisi_Hal%20371-382.pdf
Insani, A. M., Ghullham, H., & Agnestia, R. P. (2023). Perangkat pembelajaran e-modul interaktif berbasis education for sustainable development topik konservasi tanaman herbal di sekolah dasar. Pendas. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 2548-6950. DOI: https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i4
IUCN. (2020). The IUCN red list of threatened species. Version 2020-2. Retrieved from https://www.iucnredlist.org
Karim, F. A., Julia, M., & Asrianti, A. (2022). The local wisdom of 'Malabot Tumbe': A community ritual in Banggai District. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 2723-2328. DOI: https://doi.org/10.21043/quality.v10i2.17127
Karim, H. A., Najib, N. N., Darman, D., & Alam, A. (2020). Pendugaan populasi dan perilaku bertelur burung maleo (Macrochepalon Maleo) di Twa Danau Towuti Kabupaten Luwu Timur. Journal of Forestry Research, 3(2), 99-114. DOI: https://doi.org/10.32662/gjfr.v3i2.1191
Kementerian Pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia nomor 262/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran. Jakarta.
Khairina, E., Purnomo, E. P., & Malawani, E. J. (2020). Sustainable development goals: Kebijakan berwawasan lingkungan guna menjaga ketahanan lingkungan di Kabupaten Bantul
Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 155-181. DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.52969
KLHK. (2019). Panduan identifikasi jenis satwa liar dilindungi: Herpetofauna. Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan dan Lembega Ilmu Pengetahuan Indonesia. Retrieved from https://ksdae.menlhk.go.id/assets/publikasi/BUKU%20PANDUAN%20IDENTIFIKASI%20HERPETOFAUNA%20DILINDUNGI.pdf
Lamadang, K. P. & Supriatna, M. (2021). Value of education in Malabot Tumpe in Batui indigenous people of Banggai Regency. Advances in Social Science. Education and Humanities Research, 654(4), 10-13. DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.220402.003.
Li, L., Hastuti, S. P., & Cahyaningrum, D. C. (2023). Pengembangan modul dengan pendekatan kearifan lokal pada materi keanekaragaman hayati. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1153-1161 DOI: https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1304
Meilinda, M. Rustaman, N. Y., Firman, H., & Tjasyono, B. (2018, May). Development and validation of climate change system thinking instrument (CCSTI) for measuring system thinking on climate change content. In Journal of Physics: Conference Series, (Vol. 1013, No. 1, p. 012046). IOP Publishing. DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1013/1/012046
Misriani, E. N., Suhendar, S., & Ratnasari, J. (2023). Profil kompetensi berpikir sistem pada education for suistainable development menggunakan model problem based learning. Jurnal Pendidikan Biologi, 12(2), 211-218. DOI: https://doi.org/10.33627/oz.v2i2.1442.
Mubarik, A. L., Sutarqo, R. N. I., Sugiyarto, S., Masyithoh, G., & Nayasilana, I. N. (2022). Keanekaragaman jenis ikan dan habitatnya di perairan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) Gunung Bromo, Karanganyar, Jawa Tengah. Zona Indonesia, 31(1), 18-31. DOI: https://doi.org/10.52508/zi.v31i1.4166
Mustari, A. H. (2020). Manual identifikasi dan bio ekologi spesies kunci di Sulawesi. Bogor: IPB Press.
National Geographic Indonesia. (2019). Kepunahan biodiversitas tertinggi, Indonesia peringkat ke-6. Retrieved from https://national-geographic.grid.id/read/131833161/kepunahan-biodiver- sitas-tertinggi-indonesia-peringkat-ke-6
Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter religius. Jurnal Basicedu, 6(4), 7310–7316. DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3481
Nurhani, N., & Sifatu, W. O. (2018). Upacara peran dua kerajaan dalam mempertahankan Malabot Tumpe/Tumbe di Sulawesi Tengah. Etnoreflika, 7(3), 158-166. DOI: https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v7i3.547
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. International Journal of Surgery, 88, 105906. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijsu.2021.105906
Perwitasari, S., & Akbar, S. (2018). Pengembanga bahan ajar tematik berbasis kontekstual. Jurnal Penelitian, dan Pengembangan, 3(3), 278–285. DOI: https://doi.org/10.17977/JPTPP.V3I3.10623
Purnawati, S., Suhendar, & Ratnasari, J. (2023). Development of e-module ESD context based on flipped classroom on self-awareness of junior high school students. Bioeduscience, 7(3), 261-270. DOI: https://doi.org/10.22236/jbes/12101
Purwianingsih, W., & Mardiyah, A. (2018). Analysis of pedagogical content knowledge (PCK) ability of science teachers in planning and reflect- ing on environmental pollution content. In Journal of Physics: Conference Series, (Vol. 1013, p. 012076) IOP Publishing. DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1013/1/012076
Purwianingsih, W., Novidsa, I., & Riandi, R. (2022). Program for integrating education for sustainable development (ESD) into prospective biology teachers' technological pedagogical content knowledge (TPACK). Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(2), 219-228. DOI: https://doi.org/10.15294/jpii.v11i2.34772.
Rahim, F. M., Rahel, S. & Anindita, R. (2022). Peningkatan ekonomi warga Desa Pantai Mekar sebagai pengaruh ekowisata hutan mangrove di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi. Jurnal Penelitian dan karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 7(1), 37-44. DOI: https://doi.org/10.25105/pdk.v7i1.10393.
Ridho, S., Wardani, S., & Saptono, S. (2021). Development of local wisdom digital books to improve critical thinking skills through problem based learning. Journal of Innovative Science Education, 10(1), 1-7. DOI: https://doi.org/10.15294/JISE.V9I1.37041.
Samatan, N., Wahyuni, W., Ariandi, P., & Robingah, R. (2023). Balȇȇle as a ritual to inherit Banggai cultural value. International Journal of Advancende Multidiciplinary, 2(2), 516-534. DOI: https://doi.org/10.38035/ijam.v2i2.323.
Santrio, A., Mardiastuti, A., & Perwitasari-Farajallah, D. (2022, March). The characteristics of maleo bird (Macrocephalon maleo) eggs in the wildlife conservation area, North Buton, Indonesia. In International Conference on Improving Tropical Animal Production for Food Security (ITAPS 2021), (pp. 477-482). Atlantis Press. DOI: https://doi.org/10.2991/absr.k.220309.092.
Saragih, L., Riandi, R., & Solihat, R. (2021, March). The implementation of ESD into biology learning to equip students with ESD competencies of systemic thinking and problem-solving. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1806, No. 1, p. 012158). IOP Publishing. DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1806/1/012158.
Setiawan, A. (2022). Keragaman hayati Indonesia: Masalah dan upaya konservasinya. Indonesian Journal of Conservation, 11(1), 13-21. DOI: https://doi.org/10.15294/ijc.v11i1.34532.
Subuh, R. D., & Mulae, A. O. (2029). Strategi pengembangan kampung wisata berbasis masyarakat kepulauan di Pulau Hiri. Jurnal Penelitian Humano, 10(2), 417–425. DOI: https://doi.org/10.33387/humano.v10i2.1448
Suyatno, S. (2016). Revitalisasi kearifan lokal sebagai identitas bangsa di tengah perubahan nilai sosiokultural. METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra, 4(1), 82-89. DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2011.v4i1.82-89.
Szombathy, Z. (2021). A trust from the ancestors: Islamic ethics and local tradition in a syncretistic ritual in East-Central Sulawesi. Die Welt des Islams, 61(4), 448-474. DOI: http://dx.doi.org/10.1163/15700607-61020004
Rieckmann, M. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. Paris: UNESCO publishing.
Wantogia, M., Bempah, I., & Hamidun, M. S. (2024). Studi literatur tentang karakteristik spesies endemik Sulawesi burung maleo (Macrocepalon Maleo). Jurnal Intelek dan cendekiawan Nusantara, 1(1), 445-454. DOI: https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12518.
Wibowo, A. E. A., Nurhadi, M., & Rezky, Y. (2015). Penentuan kesamaan reservoar sistem panas bumi Kadidia Dan Kadidia Selatan Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan metoda geokimia. Bulletin Sumber Daya Geologi, 10(2), 111–127. DOI: https://doi.org/10.47599/bsdg.v10i2.142
Yasir, M., & Hartiningsih, T. (2023, July). Studi Etnosains Keris Madura dalam Pembelajaran IPA untuk Mengembangkan Karakter Konservasi Cagar Budaya. In Proceeding Seminar Nasional IPA, (pp. 1-15). Retrieved from https://proceeding.unnes.ac.id/snipa/article/view/2274
Yusuf, D., Baderan, B. D. K., & Hamidun, M. S. (2024). Analisis bibliometrik penelitian burung maleo. Jurnal Bionatural, 11(1), 71-79. DOI: https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v9i1.3506.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v6i2.19096
Article Metrics
Abstract view : 790 timesPDF - 384 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Managed by: |
Journal License: |

.png)








.png)
















