Ethnobotany of postnatal herbal medicine of the Malay community of Ketapang as a source of culture-based biology learning

Siti Kurnia Wulan, Anandita Eka Setiadi, Ari Sunandar

Abstract


Along with the development of health services and the use of modern medicine led to the loss of knowledge of medicinal plants for postnatal herbs. The purpose of this study was to determine the kinds of herbal medicine, plants used by the Ketapang Malay Community in Natai Kuini village, and the ethnobotanical potential of postnatal herbal medicine plants as a learning resource. This research uses an exploratory descriptive method with a qualitative approach where researchers divide the 2 stages of research from plant data collection and postnatal herbs by interview and observation. The interview used snowball sampling technique. Further data collection is in the form of questionnaire results of potential learning resources. The results of the study found 27 spesies of plants and 15 types of postnatal herbs. Potential learning resources aspects of the clarity of potential 95.31%. Aspects of target clarity 97.92%, suitability of objectives 97.92%, feasibility of exploration guidelines 97.92%, clarity of information revealed score 90.63%, clarity of expected results 90.63% and interpretation of ‘very good’ with an average presentation of 95.06%. This research has a scientific impact on education by providing new insights into the ethnobotanical potential of postpartum herbal plants as an effective learning resource, especially in the context of biodiversity and classification of living things for Class X students.

Abstrak. Seiring dengan berkembangnya pelayanan kesehatan dan penggunaan obat  modern menyebabkan hilangnya pengetahuan terhadap tumbuhan obat untuk jamu pasca melahirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui macam-macam jamu, tumbuhan  yang digunakan Masyarakat Melayu Ketapang didesa Natai Kuini, dan potensi etnobotani tumbuhan jamu pasca melahirkan sebagai sumber belajar. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif dimana peneliti membagi 2 tahap penelitian dari pengambilan data tumbuhan dan jamu pasca melahirkan dengan wawancara dan observasi. Wawancara menggunakan teknik snowball sampling. Pengambilan data selanjutnya berupa hasil angket potensi sumber belajar. Hasil penelitian ditemukan 27 jenis tumbuhan dan 15 jenis jamu pasca melahirkan. Potensi sumber belajar aspek dari kejelasan potensi  95.31%. Aspek kejelasan sasaran 97.92%, kesesuain tujuan 97.92%, kelayakan pedoman eksplorasi 97.92%, kejelasan informasi yang diungkap skor 90.63%, kejelasan hasil yang diharapkan 90.63% dan interpretasi "sangat baik" dengan rata-rata presentasi 82,08%. Penelitian ini memiliki dampak ilmiah pada pendidikan dengan memberikan wawasan baru tentang potensi etnobotani tanaman herbal pascapersalinan sebagai sumber belajar yang efektif, terutama dalam konteks keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup untuk siswa Kelas X.


Keywords


Ethnobotany; Herbal medicine; Learning resources; Malay tribe; Postnatal

Full Text:

PDF

References


Abdulkadir, W. S., Djuwarno, E. N., Putri, R., Papeo, D., & Marhaba, Z. (2023). Potensi ekstrak biji pala (Myristica fragrans L) terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit (Mus musculus). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(1), 123–131. DOI: https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i1.18996

Agustin, R. D., Hakim, A., & Ariani, S. (2024). Perbandingan kadar metabolit sekunder ekstrak akar wangi (Vetiveria zizanioides L.) berdasarkan faktor naungan guna membantu perkuliahan kimia bahan alam. Chemistry Education Practice, 7(1), 141–151. DOI: https://doi.org/10.29303/cep.v7i1.6326

Alfazali, M. F., Hanafi, Y., & Ma’rifah, D. R. (2021). Literature study: Diversity level of coastal echinoidea as a source of biology learning materials for biodiversity. Edubiotik: Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan, 6(02), 99-107. DOI: https://doi.org/10.33503/ebio.v6i02.1234

Amri, A., Ramdani, Z., Warsihna, J., & Tae, L. F. (2021). Tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin: A strategy towards world class university based on local wisdom perspective. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(1), 31-40. DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i1.386

Amir, A., Rantesigi, N., & Agusrianto, A. (2022). Seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi: A literature review. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(1), 113–117. DOI: https://doi.org/10.33860/jik.v16i1.685

Andasari, S. D., Mustofa, C. H., & Arabela, E. O. (2021). Standarisasi parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etil asetat daun beluntas (Pluchea indica L.). CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 12(1), 47–53. DOI: https://doi.org/10.61902/cerata.v12i1.252

Ardiyanto, R., Setiadi, A. E., & Qurbaniah, M. (2024). Lizards and snakes (reptiles: squamata) in Gunung Palung National Park as biology learning resources. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(8), 4527–4535. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i8.7463

Fardana, H. S., Syamswisna, S., & Yuniarti, A. (2023). Ethnobotany of medicinal plants for reproductive health in Sepangah Village, Landak Regency. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(2), 791–798. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i2.6200

Faturrahman, M. A., Asyrofi, H., Sandra, K. M., Wahyuni, D., Ningsih, K., & Afandi, A. (2024). Basidiomycota mushroom diversity in West Kalimantan, Indonesia: A literature review and their potential as a senior high school biology learning resource. Jurnal Biologi Tropis, 24(1b), 390-404. DOI: https://doi.org/10.29303/jbt.v24i1b.8048

Febriyanda, Y., Sunandar, A., & Setiadi, A. E. (2022). Habitat utilization by long-tailed monkeys (Macaca fascicularis) in Gunung Palung National Park as a biology learning resource. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(5), 2392–2398. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i5.1869

Firmansyah, T., & La, E. O. J. (2022). Skrining fitokimia ekstrak etanol rimpang kunyit putih Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe. Acta Holistica Pharmaciana, 4(1), 20–24. DOI: https://doi.org/10.62857/ahp.v4i1.49

Hafizah, N., & Fitmawati, F. (2023). Studi etnobotani pemanfaatan zingibereaceae oleh masyarakat Melayu di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 17(1), 32–45. DOI: https://doi.org/10.15408/kauniyah.v16i2.1.24374

Hardiansi, F., Afriliana, D., Munteira, A., & Wijayanti, E. D. (2020). Perbandingan kadar fenolik dan aktivitas antimikroba rimpang jeringau (Acorus calamus) segar dan terfermentasi. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 3(1), 16–22. DOI: https://doi.org/10.35799/pmj.3.1.2020.28959

Hasrawati, H., Masriany, M., Hafsan, H., & Nur, F. (2022). Pemberian ekstrak lada hitam (Piper nigrum L.) untuk menekan laju pertumbuhan kontaminan pada kultur in vitro tanaman kentang (Solanum tuberosum). Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 2(1), 15–20. DOI: https://doi.org/10.24252/filogeni.v2i1.28630

Helida, A. (2021). Integrasi etnobiologi dan konservasi. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 4(1), 18–25. https://doi.org/10.46774/pptk.v4i1.335

Helmina, S., & Hidayah, Y. (2021). Kajian etnobotani tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat kampung Padang Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jurnal Pendidikan Hayati, 7(1), 20–28. Retrieved from https://jurnal.stkipbjm.ac.id/index.php/JPH/article/view/1285

Hutahaen, T. A., & Februyani, N. (2023). Standardization of specific parameters of citreh (Cymbopogon citratus) ethanol extract as a natural antioxidant. Media Bina Ilmiah, 17(11), 2701–2708. DOI: https://doi.org/10.33758/mbi.v17i11.444

Jannah, M., Rahmah, M., Naufal, M., Winda, N. O., Rakhman, A., & Mulia, U. S. (2024). Literatur review: Efektifitas daun jambu biji (Psidium Guajava L.) sebagai obat tradisional. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(4), 6512–6520. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13083

Kabani, R., Setiadi, A. E., & Sunandar, A. (2023). Kearifan lokal masyarakat desa batu berian dalam strategi konservasi sumber daya laut sebagai sumber belajar biologi. Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 7(2), 212–219. DOI: https://doi.org/10.33369/diklabio.7.2.212-219

Kalalo, M. J., Gratia, B., Bidulang, C. B., Djafar, F., & Edy, H. J. (2020). Potensi antimikroba cengkeh: Review literatur. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 3(2), 53–63. DOI: https://doi.org/10.35799/pmj.3.2.2020.32882

Karmadi, R. M. D., Suhartini, S., & Sukri, A. A. M. (2023). The potential of folklore as biodiversity learning resources in high school. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 9(1), 74–89. DOI: https://doi.org/10.22219/jpbi.v9i1.22502

Kusuma, T. M., Wulandari, E., Widiyanto, T., & Kartika, D. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap kebiasaan konsumsi jamu pada mayarakat Magelang tahun 2019. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, Edisi Khusus (Rakerda-Seminar IAI Jateng), 29–34. DOI: https://doi.org/10.23917/pharmacon.v0i0.10857

Lallo, S., Lewerissa, A. C., Rafi’i, A., Usmar, U., Ismail, I., & Tayeb, R. (2022). Pengaruh ketinggian tempat tumbuh terhadap aktivitas antioksidan dan sitotoksik ekstrak rimpang lengkuas (Alpinia galanga L.). Majalah Farmasi dan Farmakologi, 23(3), 118–123. DOI: https://doi.org/10.20956/mff.v23i3.9406

Lestari, S., Aryani, R. D., & Palupi, D. (2021). Pengaruh ketinggian tempat tumbuh terhadap kandungan fitokimia dan antioksidan ekstrak akar sawi langit (Vernonia cinerea L.). Biotropic: The Journal of Tropical Biology, 5(2), 84–93. DOI: https://doi.org/10.29080/biotropic.2021.5.2.84-93

Liyanti, P. R., Budhi, S., & Yusro, F. (2015). Studi etnobotani tumbuhan yang dimanfaatkan di Desa Pesaguan Kanan Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari, 3(3), 421–433. DOI: https://doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11369

Manalu, N., & Suhartini, S. (2023). Lake Toba local potential utilization as a learning resource for biodiversity topic. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(10), 8430-8438. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i10.5069

Masyithoh, G., & Nurjannah, S. (2024). History of origin status and land use of oil palm plantations in West Kalimantan Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1407(1), 1-5. DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/1407/1/012006

Maulani, D. A., & Jonyanis, J. (2024). Analisis keberlanjutan pengobatan tradisional dikei sakai di Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 1(2), 121–134. DOI: https://doi.org/10.62017/jkmi.v1i2.889

Megawati, A., & Yuliana, S. (2019). Uji efek ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap penurunan kadar asam urat tikus wistar yang diinduksi potasium oksonat secara in vivo. Cendekia Journal of Pharmacy, 3(2), 85–95. DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v3i2.57

Meliyaningsih, P., Syarifatunajah, S., Nawawi, N., Muhammad, G. I., & Amalia, H. (2024). Pemanfaatan tumbuhan liar babadotan (Ageratum conyzoides L.) sebagai obat tradisional. Apoksi: Jurnal Aproksimasi, 1(2), 30-37. Retrieved from https://enseinstitoet.com/ojs/index.php/apoksi/article/view/18

Moulia, M. N., Syarief, R., Iriani, E. S., Kusumaningrum, H. D., & Suyatma, N. E. (2018). Antimikroba ekstrak bawang putih antimicrobial of garlic extract. Jurnal Pangan, 27(1), 55–66. DOI: https://doi.org/10.33964/jp.v27i1.399

Muldayanti, N. D., Kurniawan, A. D., & Setiadi, A. (2021). The inventory of ferns at Sambas botanical garden as a learning resource of pteridophyta for high school level. In Proceedings of KOBI 2nd International Confer, (Vol. 1, pp. 86-90). DOI: https://doi.org/10.29007/j18l

Nurchayati, N., & As’ari, H. (2021). Studi inventarisasi ragam tanaman obat keluarga di Dusun Umbulrejo Desa Bagorejo Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Biosense, 4(1), 1–10. DOI: https://doi.org/10.36526/biosense.v4i01.1426

Nurdiana, N., Rahayu, H. M., & Qurbaniah, M. (2024). Ethnobotany study tradition buang abu Melayu Sambas as a biology learning resource. JPPIPA, 10(10), 7894–7903. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i10.8096

Nurliza, N., Setiadi, A. E., & Rahayu, H. M. (2023). Butterfly insectarium from three different ecosystems of Gunung Palung National Park as biology learning resource. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(1), 478–487. DOI: https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i1.2508

Nursela, A., Setiadi, A. E., & Qurbaniah, M. (2023). Potensi tumbuhan berkhasiat obat di Desa Pekawai Kabupaten Melawi sebagai sumber belajar biologi. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 8(2), 115-122. DOI: https://doi.org/10.23969/biosfer.v8i2.7197

Putri, A. P., & Nasution, M. P. (2022). Skrining fitokimia dan uji sitotoksisitas ekstrak etanol daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT). Journal of Health and Medical Science, 1(2), 203–219. Retrieved from https://pusdikra-publishing.com/index.php/jkes/article/view/848

Qomariansyah, I. N., Husamah, H., & Miharja, F. J. (2023). Exploration of environmental literacy in the Kampung Warna-Warni Jodipan Malang as a source of learning for biology. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 11(2), 281-287. DOI: https://doi.org/10.33394/j-ps.v11i2.7386

Rahmawati, D. N., & Sriyati, S. (2024). Kajian etnobotani tanaman bambu dan pemanfaatannya di Kampung Gombong Nyiru Kabupaten Bandung Barat sebagai implementasi etnopedagogi materi biologi pada Kurikulum Merdeka. Biodik, 10(2), 64–79. DOI: https://doi.org/10.22437/biodik.v10i2.33674

Rahmazsanti, A., Wardhani, M. K., & Rahman, A. (2023). Ekstraksi pada daun jeruju Acanthus ilicifolius. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 4(2), 67-74. DOI: https://doi.org/10.21107/juvenil.v4i2.18504

Ramadhan, M. H., & Utami, N. H. (2023). Studi etnobotani tumbuhan jeruju (Achantus ilicifolius) pada masyarakat Banjar Desa Pagatan Besar, Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Pendidikan Sains Dan Biologi, 10(1), 1–11. DOI: https://doi.org/10.33059/jj.v10i1.7319

Rizal, S., Kartika, T., & Septia, G. A. (2021). Studi etnobotani tumbuhan obat di Desa Pagar Ruyung Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(2), 222-230. DOI: https://doi.org/10.31851/sainmatika.v18i2.6618

Rohama, R., Amalia, G. R., Uljanati, K., Ananda, H. A., Ntan, & Andriani, I. (2024). Systematic literature review: Analisis manfaat tanaman kencur (Kaempferia galanga L.). VISA: Journal of Visions and Ideas, 4(3), 1763–1773. DOI: https://doi.org/10.47467/visa.v4i3.3431

Sadiah, H. H., Cahyadi, A. I., & Windria, S. (2022). Kajian daun sirih hijau (Piper betle L) sebagai antibakteri. Jurnal Sain Veteriner, 40(2), 128–138. DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.58745

Sari, D., & Nasuha, A. (2021). Kandungan zat gizi, fitokimia, dan aktivitas farmakologis pada jahe (Zingiber officinale Rosc.): Review. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 1(2), 11–18. https://doi.org/10.32678/tropicalbiosci.v1i2.5246

Setiawan, A. Y. D., Putri, R. I., Indayani, F. D., Widiasih, N. M. S., Anastasia, N., Setyaningsih, D., & Riswanto, F. D. O. (2021). Kandungan kimia dan potensi bawang merah (Allium cepa L.) sebagai inhibitor SARS-CoV-2. Indonesian Journal of Chemometrics and Pharmaceutical Analysis, 1(3), 143–155. DOI: https://doi.org/10.22146/ijcpa.3584

Setyani, A. R., Arung, E. T., & Sari, Y. P. (2021). Skrining fitokimia, antioksidan dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol akar segar bangle (Zingiber montanum). Jurnal Riset Teknologi Industri, 15(2), 415–427. DOI: https://doi.org/10.26578/jrti.v15i2.7436

Silalahi, M., Khairiah, A., & Nisyawati, N. (2020). Ethnomedicinal plants and practices related to pregnancy, childbirth, and postpartum healthcare of Minangkabau ethnic group, West Sumatra, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(10), 4597-4605. DOI: https://doi.org/10.13057/biodiv/d211018

Sugiyono, S. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunarya, D., Rahayu, H. M., & Sunandar, A. (2024). Ethnobotany of dayak medicinal plants in Kayu Ara Village, Landak Regency as a learning resource. Journal of Biological Education Indonesia (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(3), 748-760. DOI: https://doi.org/10.22219/jpbi.v10i3.35214

Suprihatin, T., Rahayu, S., Rifa’i, M., & Widyarti, S. (2020). Senyawa pada serbuk rimpang kunyit (Curcuma longa L.) yang berpotensi sebagai antioksidan. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 5(1), 35–42. DOI: https://doi.org/10.14710/baf.5.1.2020.35-42

Sutardi. (2016). Kandungan bahan aktif tanaman pegagan dan khasiatnya untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 35(3), 121–130. DOI: https://doi.org/10.21082/jp3.v35n3.2016.p121-130

Syahadat, A., & Siregar, N. (2020). Skrining fitokimia daun katuk (Sauropus androgynus) sebagai pelancar asi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 5(1), 85–89. DOI: https://doi.org/10.51933/health.v5i1.246

Syamsuri, S., Hastuti, H., Alang, H., & Hamdani, I. M. (2023). Etnobotani: Nilai ekonomi pemanfaatan pisang (Musa sp.) berbasis kearifan lokal pada masyarakat Desa Puundoho Kecamatan Pakue Utara. Oryza ( Jurnal Pendidikan Biologi ), 12(1), 13–23. DOI: https://doi.org/10.33627/oz.v12i1.1042

Umarudin, U., Syafitri, M. H., & Aristyawan, A. D. (2024). Senyawa fitokimia dan aktivitas anti covid studi in silico ekstrak cabe jawa (Piper retrofractum Vahl). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 9(1), 58-67. DOI: https://doi.org/10.36387/jiis.v9i1.1591

Waruwu, N. S., Sandhika, I. M. G. S., & Lestari, N. K. D. (2021). Perbandingan uji fitokimia ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) di daratan rendah dan daratan tinggi. Jurnal Media Sains, 5(2), 29–36. DOI: https://doi.org/10.36002/jms.v5i1.1492

Widyastuti, I., Luthfah, H. Z., Hartono, Y. I., Islamadina, R., Can, A. T., & Rohman, A. (2021). Aktivitas antioksidan temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan profil pengelompokannya dengan kemometrik. Indonesian Journal of Chemometries and Pharmaceutical Analysis, 1(1), 28–41. DOI: https://doi.org/10.22146/ijcpa.507

Wulandari, E., & Djukri, D. (2021). Identification of Lampung local potential as source of Biology learning in senior high school. Biosfer, 14(2), 250–263. DOI: https://doi.org/10.21009/biosferjpb.20178

Yuwanda, A., Adina, A. B., & Budiastuti, R. F. (2023). Kayu manis (Cinnamomum burmannii (Nees and T. Nees) Blume): Review tentang botani, penggunaan tradisional, kandungan senyawa kimia, dan farmakologi. Journal of Pharmacy and Halal Studies, 1(1), 17-22. DOI: https://doi.org/10.70608/3mk0s904

Yuza, A., & Fitri, R. (2024). Inventarisasi etnobotani tumbuhan obat yang digunakan masyarakat Kenagarian Sungai Janiah. Biopendix Jurnal Biologi Pendidikan dan Terapan, 10(2), 266–270. DOI: https://doi.org/10.30598/biopendixvol10issue2page266-270

Zumaidar, Z., Saudah, S., Rasnovi, S., & Harnelly, E. (2019). Tumbuhan sebagai obat tradisonal pasca melahirkan oleh suku Aceh di Kabupaten Pidie. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 12(2), 157–163. DOI: https://doi.org/10.15408/kauniyah.v12i2.9991




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v7i1.21182

Article Metrics

Abstract view : 359 times
PDF - 180 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

BIO-INOVED Journal has been Accredited:

 

BIO-INOVED Journal has been Indexed/Abstracted/Listed by:

         

 

Managed by:

MASTER PROGRAM OF BIOLOGY EDUCATION
POSTGRADUATE PROGRAM
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kampus ULM, Gedung Pascasarjana Lt.2, Kota Banjarmasin,
Kecamatan Banjarmasin Utara, Kode Pos 70123, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia

 

Collaborate with:

 

Journal License:


BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License