Development of Field Guide Book Identification of Anuran Species in Lambung Mangkurat KHDTK: The Result of Expert Review

Zainudin Zainudin, Yudi Firmanul Arifin, Atiek Winarti

Abstract


The forest areas with special-purpose (KHDTK) Lambung Mangkurat University is an important learning resource for many people, especially students. One of the biodiversity in the area that can be utilized is the diversity of Anura. For identified Anuran species, we need the field guide book according to complete with areas character, Anuran list, and supported by the content that is simple and easy to understand. Therefore the field guide book was developed in such a way using the development model by Tessmer. The result of an expert review shows that this field guide book has been very valid (88%) with criteria that can be used without revision. Attractive design, complex content, with simple language make this field guide not only can be used for students but also by the general people.

Abstrak

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat merupakan sumber belajar penting bagi banyak pihak, terlebih mahasiswa. Salah satu keanekaragaman hayati di kawasan tersebut yang dapat dimanfaatkan adalah keanekaragaman Anura. Untuk melakukan identifikasi jenis diperlukan buku panduan identifikasi yang sesuai dengan karakter wilayah dan keanekaragaman anura di dalamnya serta ditunjang dengan komponen isi yang sifatnya sederhana dan mudah untuk dimengerti. Oleh karenanya, buku panduan lapangan identifikasi jenis anura ini dikembangkan sedemikian rupa menggunakan model pengembangan oleh Tessmer. Hasil penilaian ahli menunjukkan bahwa buku panduan lapangan ini memiliki kriteria sangat valid (88%) dan dapat digunakan tanpa revisi. Desain menarik, isi yang kompleks, dengan bahasa yang sederhana membuat buku panduan lapangan ini tidak hanya dapat digunakan untuk kalangan pelajar saja namun juga oleh masyarakat umum.

Keywords


Development; Book; Field Guide; Anura; KHDTK

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Akker., J.V.D. (2007). An introduction to educational design research. Procceding of The Seminar Conducted at the East China Normal University, Shanghai (PR China), Vovember 23-26, 2007.

Amphibiaweb. (n.d.). Retrieved June 12, 2017, Amphibian database website, https://amphibiaweb.org/

Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Austen, G. E., Bindemann, M., Griffiths, R. A., & Roberts, D. L. (2016). Species identification by experts and non-experts: comparing images from the field guides. Scientific Reports, 6(1), 1-7.

Boissière, M., Locatelli, B., Sheil, D., Padmanaba, M., & Sadjudin, E. (2013). Local perceptions of climate variability and change in tropical forests of Papua, Indonesia. Ecology and Society, 18(4).

CEPF. (2001). Profil Ekosistem: Ekosistem hutan Sumatera di dalam “Hotspot” keanekaragaman hayati sundaland Indonesia. (versi terakhir) 11 De-sember, 2001.

Dalman. (2014). Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menegah: Jakarta.

Fitriansyah, M. (2018). Pengembangan Buku Ilmiah Populer Tentang Echinodermata di Pulau Sembilan Kotabaru Untuk Siswa SMA Kawasan Pesisir Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. Tesis Universitas Lambung Mangkurat. Tidak dipublikasikan.

Fusini, U., Wlliam V., & Giorgio C. (1998). Environmental Exploration and Protection. http://www.funsci.com/

Gurdon, J. B., & Hopwood, N. (2003). The introduction of Xenopus laevis into developmental biology: of empire, pregnancy testing and ribosomal genes. International Journal of Developmental Biology, 44(1), 43-50.

Ibrahim, M & Subali, B. (2017). Pengembangan Bahan Ajar & Pengembangan Instrument Pengukuran Pembelajaran Biologi. Banjarmasin: ULM Press.

Iskandar, D. T. (2002). The Amphibian of Java and Bali. Bogor: Puslitbang LIPI.

Istiningrum, R., Amin, M. & Lestari, U. (2016). Pengembangan Buku Ajar Biologi Sel Berbasis Bioinformatika. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 1(9): 1693-1699.

Jannah, D. F & Dwiningsih, K. (2013). Kelayakan Buku Ajar Kimia Berorientasi Quantum Learning Pada Materi Pokok Kimia Unsur Untuk Siswa Kelas XII SMA. UNESA Journal of Chemical Education, 2(2).

Khairoh, L, Rusilowati, A, & Nurhayati, S. (2014). Pengembangan Buku Cerita Ipa Terpadu Bermuatan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Pada Tema Pencemaran Lingkungan. Unnes Science Education Journal 3 (2), 519-527.

Komaruddin. (2007). Kamus Istilah Karya Tulis Ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara.

Kusrini, M. D. (2007). Konservasi Amfibi di Indonesia: Masalah Global dan Tantangan (Conservation of Amphibian in Indonesia: Global Problem and Challenges). Media Konservasi, 12(2).

Kusrini, M. D. (2013). Panduan bergambar identifikasi amfibi Jawa Barat. Jawa Barat: Institut Pertanian Bogor.

Kusrini, M. D., & Alford, R. A. (2006). Indonesia's exports of frogs' legs. Traffic Bulletin, 21, 13-24.

Mardiah A., Siti. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA SMP Konsep Sistem Pencernaan Berbasis Model Inkuiri Terbimbing dalam Melatihkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa. Tesis Universitas Lambung Mangkurat. Tidak dipublikasikan.

Mulyadi, M. (2015). Tingkat Keterbacaan Reading Materials Dalam Mata Kuliah Telaah Teks Bahasa Inggris STAIN Pamekasan. NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 12(1), 135-150.

Mokany, A., & Shine, R. (2003). Competition between tadpoles and mosquito larvae. Oecologia, 135(4), 615-620.

Purwanto. (2012). Evaluasi hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Schmidt, D. (1999). A guide to field guides: identifying the natural history of North America. USA: Libraries Unlimited.

Setiawan, M. E. (2017). Pengembangan Buku Ilmiah Populer Untuk Masyarakat Pecinta Alam Melalui Eksplorasi Tumbuhan Survival di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tidak dipublikasikan. Tesis Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Stevenson, R. D., Haber, W. A., & Morris, R. A. (2003). Electronic field guides and user communities in the eco-informatics revolution. Conservation Ecology (11955449), 7(1).

Suyitno, I. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) berdasarkan Hasil Analisis Kebutuhan Belajar. Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia, 9(1).

Tang, R. Fawcett & Caroline R. (2004). New Book Design. UK: Laurence King Publishing.

Tessmer, M. (1998). Planning and Conducting Fromative Evaluation. London: Cogan.

Tyler, M.J., (1994). Frog cure herpes. Australian Natural History Magazine 24(8): 10-11.

von Rintelen, K., Arida, E., & Häuser, C. (2017). A review of biodiversity-related issues and challenges in megadiverse Indonesia and other Southeast Asian countries. Research Ideas and Outcomes, 3, e20860.

Widiatmoko, W. (2015). Analisis Kohesi Dan Koherensi Wacana Berita Rubrik Nasional Di Majalah Online Detik. Jurnal Sastra Indonesia, 4(1).

Wutsqo, U. (2017). Pengembangan Field Guide Keanekaragaman Orthoptera di Kawasan Sungai Oyo Sebagai Sumber Belajar Biologi. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v2i2.8784

Article Metrics

Abstract view : 187 times
PDF - 204 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

BIO-INOVED Journal has been Accredited:

 

BIO-INOVED Journal has been Indexed/Abstracted/Listed by:

 

 

Managed by:

MASTER PROGRAM OF BIOLOGY EDUCATION
POSTGRADUATE PROGRAM
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kampus ULM, Gedung Pascasarjana Lt.2, Kota Banjarmasin,
Kecamatan Banjarmasin Utara, Kode Pos 70123, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia

 

Collaborate with:

 

Journal License:


BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License