Mangrove Restoration Program as A Disaster Mitigation Effort in Teluk Awur Beach, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara

Intan Rahmalina, Dewi Setiyani, Dany Miftah M.Nur

Abstract


Mangroves are coastal ecosystems that play an important role in maintaining environmental sustainability and reducing the impact of natural disasters. In Indonesia, mangroves serve as natural barriers against various threats such as coastal erosion, tsunamis, and storms, all of which pose significant risks to coastal areas. The coast of Teluk Awur in Jepara is currently facing mangrove ecosystem degradation, a condition that can exacerbate disaster vulnerability. Therefore, a mangrove restoration program in this area is essential for ecological recovery and disaster risk reduction. This study aims to evaluate the effectiveness of mangrove restoration in disaster mitigation and assess its ecological and socio-economic impacts on coastal communities. A qualitative research approach was used, including fieldwork and interviews with relevant stakeholders. The study findings indicate that mangrove restoration in Teluk Awur contributes to coastal ecosystem recovery and increases community resilience to natural disasters and creates opportunities for sustainable economic development through ecotourism and fisheries.


Keywords


mangrove restoration; disaster mitigation; teluk awur; coastal ecosystem

Full Text:

PDF

References


Afifah, A. S., Sari, M. M., Suhardono, S., & Suryawan, I. W. K. (2023). Inisiatif penanaman mangrove sebagai upaya mitigasi banjir rob di Kabupaten Kendal: Studi literatur. Jurnal Serambi Engineering, 8(4), 7249–7255.

Astuti, A. D. (2025). Sustainable strategies for managing domestic plastic waste in coastal communities. Waste, Society and Sustainability, 2(1), 40–54.

Bantun, S., Saleh, R., Afrianty, I., Aba, L., Hasria, H., Arif, A. P., Arianto, A., Yulianti, E. T., Kamaruddin, A. A., & Alghi, A. F. (2023). Mitigasi Bencana Pesisir: Pemberdayaan Komunitas Nelayan Sipatuo melalui Penanaman Mangrove di Kelurahan Tahoa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 21(2), 227–239.

Dewi, S. A. K., Roesli, M., Hidayat, M., Wibowo, S. S., Nugroho, B., Heri, A., Wibowo, P. A., & Iswahyudi, G. (2022). Penanaman kembali hutan mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan pada Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Asthadarma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 40–50.

Eddy, S., Iskandar, I. I., Ridho, M. R., & Mulyana, A. (2019). Restorasi hutan mangrove terdegradasi berbasis masyarakat lokal. Indobiosains.

Efendi, M., Nasruddin, N., Mukaramah, M., Padly, A., & Jazuli, M. S. (2022). Actualization of Environmental Education According to the Qur’an Through the SWALIBA Program at Madrasah Aliyah Darul Ilmi. Abjadia, 7(2), 246–255.

Fathoni, M. (2023). Metodologi Penelitian Pendidikan. CV. Mitra Cendekia Media.

Fikri, M. R. A., Sam’un, M., Lestari, Z. A., & Rahmawati, T. D. (2023). Pemanfaatan hutan mangrove sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir di desa Sukakerta Karawang. Jurnal Abditani, 6(1), 6–10.

Gunawan, B., Purwanti, S., Hidayati, S., Pratiwi, Y. I., Ali, M., & Nisak, F. (2022). Aksi Restorasi Penanaman Mangrove Dalam Memitigasi Bencana. Asthadarma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 1–10.

Hamzah, A. H. P., Anggoro, S., & Puryono, S. (2021). Mitigasi Bencana Masyarakat Pesisir Melalui Konservasi Mangrove di Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI, 2(1).

Hariyadi, H. (2020). Peran masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove untuk mitigasi bencana: Studi di Segara Anakan, Kab. Cilacap. Kajian, 23(1), 43–62.

Ibrahim, M. L. G., Atmodjo, W., & Widada, S. (2023a). Perubahan Garis Pantai Perairan Teluk Awur Kabupaten Jepara Menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) Dari Tahun 2012 Sampai 2021. Indonesian Journal of Oceanography, 5(2), 198–206.

Ibrahim, M. L. G., Atmodjo, W., & Widada, S. (2023b). Perubahan Garis Pantai Perairan Teluk Awur Kabupaten Jepara Menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) Dari Tahun 2012 Sampai 2021. Indonesian Journal of Oceanography, 5(2), 198–206.

Indrajaya, Y., Yuwati, T. W., Lestari, S., Winarno, B., Narendra, B. H., Nugroho, H. Y. S. H., Rachmanadi, D., Pratiwi, Turjaman, M., & Adi, R. N. (2022). Tropical forest landscape restoration in Indonesia: A review. Land, 11(3), 328.

Jadin, J., & Rousseau, S. (2022). Local community attitudes towards mangrove forest conservation. Journal for Nature Conservation, 68, 126232.

Mulyani, Y. (2018). Pemanfaatan dan pelestarian mangrove untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Pangandaran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11), 976–979.

Nanlohy, L. H., & Masniar, M. (2020). Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), 1–4.

Nasruddin; Efendi, M. (2022). PENGEMBANGAN Kawasan Rawa Gambut Berbasis Ecoedutourism di Hutan Lindung Liang Anggang. PROSIDING SEMINAR NASIONAL LINGKUNGAN LAHAN BASAH, 7(2).

Oktavianita, B., & Putri, F. A. (2020). Konservasi Mangrove sebagai Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dalam mengatasi Banjir Rob di Kabupaten Cirebon. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(3), 478–483.

Pamungkas, Y. P., Rahadiya, A. F., Satrioajie, W. N., Pribadi, R., & Indarjo, A. (2024). Interaksi Sistem Sosial Ekologi Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir Desa Teluk Awur, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 10(2), 83–91.

Pratiwi, D. (2025). The role of mangrove forests in socio-economic adaptation to coastal morphological changes: Community-based strategies for shoreline shifts and environmental degradation. Jurnal Bisnis Kehutanan dan Lingkungan, 2(2), 68–85.

Romadoni, A. A., Ario, R., & Pratikto, I. (2023). Analisa Kesehatan Mangrove di Kawasan Ujung Piring dan Teluk Awur Menggunakan Sentinel-2A. Journal of Marine Research, 12(1), 71–82.

Salminah, M., & Alviya, I. (2019). Effectiveness of mangrove management policies to support climate change mitigation in East Kalimantan Province. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 16(1), 11–29.

Setiawan, H. (2013). Status ekologi hutan mangrove pada berbagai tingkat ketebalan. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 2(2), 104–120.

Silaen, I. F., Hendrarto, B., & Nitisupardjo, M. (2013). Distribusi dan kelimpahan gastropoda pada hutan mangrove Teluk Awur Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 2(3), 93–103.

Sofian, A., Kusmana, C., Fauzi, A., & Rusdiana, O. (2019). Evaluasi kondisi ekosistem mangrove Angke Kapuk Teluk Jakarta dan konsekuensinya terhadap jasa ekosistem. Jurnal Kelautan Nasional, 15(1), 1–12.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Manajemen (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi (Mixed Methods), Penelitian Tindakan (Action Research, dan Penelitian Evaluasi). Bandung: Alfabeta Cv, xiv, 806 hlm. : ilus.; 24 cm.

Usman, H., & Akbar, P. S. (2022). Metodologi penelitian sosial (Edisi ketiga). Bumi Aksara.

Whisenant, S. (2011). The society for ecological restoration. Ecological Restoration, 29(3), 207–208.

Widagdo, R. F., & Sugiri, A. (2014). Kajian pengendalian dalam mengatasi kerusakan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 3(2), 285–294.




DOI: https://doi.org/10.20527/jgp.v6i1.15170

Refbacks

  • There are currently no refbacks.















Jurnal ini diterbitkan oleh :
Pusat Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan (PPJP)
Universitas Lambung Mangkurat
Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Ciptaan disebarluaskan di bawah  Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional .
Lisensi Creative Commons

 JGP (Jurnal Geografika: Geografi Lingkungan Lahan Basah) di Indeks Oleh :