Pengembangan Bahan Ajar dengan Model Inkuiri Terbimbing untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik
Abstract
Belum tersedianya bahan ajar yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis menyebabkan kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar materi Elastisitas dan Hukum Hooke melalui pengajaran inkuiri terbimbing yang layak digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 29 orang peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 12 Banjarmasin sebagai subjek uji coba penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, lembar validitas bahan ajar, lembar pengamatan RPP, lembar aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar yang mengacu pada indikator kemampuan berpikir kritis. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas bahan ajar berdasarkan komponen RPP, LKPD, materi ajar dan THB memperoleh skor 3,345 dengan berkategori valid; (2) kepraktisan bahan ajar berdasarkan keterlaksanaan RPP memperoleh skor 3,47 dengan berkategori sangat baik; dan (3) efektivitas bahan ajar berdasarkan nilai N-Gain memperoleh skor 0,30 dengan berkategori sedang, serta aktivitas peserta didik yang memperoleh skor 60,06 dengan berkategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar materi Elastisitas dan Hukum Hooke melalui pengajaran inkuiri terbimbing layak digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran.
The lack of teaching materials availability that can train critical thinking skills causes students' critical thinking skills in low category. This research aims to produce Elasticity and Hooke's Law teaching materials through guided inquiry teaching that is eligible for training students' critical thinking skills. This research used the ADDIE development model with 29 students from XI MIPA 2 class at SMAN 12 Banjarmasin as the research trial subjects. The data were obtained through interview, teaching materials validity sheet, lesson plan observation sheets, student activity sheets, and learning outcomes tests that refer to critical thinking skills indicators. Data analysis was carried out by descriptive qualitative and quantitative. The results showed that: (1) the teaching materials validity based on the components of lesson plam, worksheet, teaching materials and learning outcome test obtained 3,345 in valid category; (2) the teaching materials practicality based on lesson plan implementation obtained 3.47 in very good category; and (3) the teaching materials effectiveness based on the N-Gain value obtained 0.30 in medium category, and students’ activity that obtained 60.06 in good category. Thus, it can be concluded that Elasticity and Hooke's Law teaching materials through guided inquiry teaching are eligible to be used to train critical thinking skills and can be implemented in the learning process.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aisyah, S., Noviyanti, E., & Triyanto. (2020). Bahan ajar sebagai bagian dalam kajian problematika pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Salaka, 2(1), 62—65. http://garuda.ristekbrin.go.id/documents/detail/1653809
Amijaya, L. S., Ramdani, A., & Merta, I. W. (2018). Effect of guided inquiry learning model towards student learning outcomes and critical thinking ability. J. Pijar MIPA, 13(2), 94–99.
Arikunto, S. (2015). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ariyati, E. (2015). Pengaruh pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Prosiding Semirata 2015 Bidang MIPA BKS-PTN Barat, 519–527.
Azizah, H. N., Jayadinata, A. K., & Gusrayani, D. (2016). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi energi bunyi. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 51–60. https://doi.org/10.23819/pi.v1i1.2931
Chaiyasut, K., Samuttai, R., Phuwiphadawa, S., & Inthanet, N. (2014). Factors and indicators of teachers’ roles that promote lifelong learning skills of students at the basic education level. International Journal of Behavioral Science, 9(2), 71–86. http://tci-thaijo.org/index.php/IJBS/article/view/20105;%0Ahttps://lens.org/062-383-721-713-917
Chang, B., Watt, T., Nourdad, N., Masoudi, S., Rahimali, P., Crump, W. D., Schlichter, C. L., & Palk, B. E. (2018). New prairie press the impact of colors on learning. Adult Education Research Conference, 7(4), 1–6.
Changwong, K., Sukkamart, A., & Sisan, B. (2018). Critical thinking skill development: Analysis of a new learning management model for Thai high schools. Journal of International Studies, 11(2), 37–48. https://doi.org/10.14254/2071-8330.2018/11-2/3
Daryanto & Dwicahyono, A. (2014). Pengembangan Bahan Ajar (Silabus, RPP, PHB, dan Bahan Ajar). Yogyakarta: Gava Media.
Desmiwati, R., Ratnawulan, R., & Yulkifli, Y. (2017). Validitas LKPD fisika SMA menggunakan model problem based learning berbasis teknologi digital. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 1(1), 33. https://doi.org/10.24036/jep/vol1-iss1/31
Dzulkifli, M. A., & Mustafar, M. F. (2013). The influence of colour on memory performance. The Malaysian Journal of Medical Sciences : MJMS, 20(2), 3–9.
Fajariyah, N., Utami, B., & Haryono, H. (2016). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta tahun ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret, 5(2), 89–97.
Fatmawati, H., Mardiayana, & Triyanto. (2014). Analisis berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi lingkaran. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(9), 911–922. https://doi.org/10.31227/osf.io/wsza9
Finkelman, A. W. (2001). Problem-solving, decision-making, and critical thinking: How do they mix and why bother? Home Care Provider, 6(6), 194–198. https://doi.org/10.1067/mhc.2001.120987
Ghazivakili, Z., Norouzi Nia, R., Panahi, F., Karimi, M., Gholsorkhi, H., & Ahmadi, Z. (2014). The role of critical thinking skills and learning styles of university students in their academic performance. Journal of Advances in Medical Education & Professionalism, 2(3), 95–102.
Ginanjar, E. G., Darmawan, B., & Sriyono. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya partisipasi belajar peserta didik SMK. Journal of Mechanical Engineering Education, 6(2), 206–219. https://doi.org/10.17509/jmee.v6i2.21797
Gunawan, Y. Y., Sarwanto, & Nurosyid, F. (2019). The analysis of students’ critical thinking skill through ethnoscience instruction integrated on the topic of magnetic field. AIP Conference Proceedings, 2194 (December). https://doi.org/10.1063/1.5139765
Hadi Santosa, F., Umasih, U., & Sarkadi, S. (2018). Pengaruh model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA Negeri 1 Pandeglang. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(1), 13–27. https://doi.org/10.21009/jtp.v20i1.6777
Hajrin, M., Sadia, I. W., & Gunandi, I. G. A. (2019). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika kelas X IPA SMA Negeri. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 9(1), 63–74. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/20650
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Heidari, M., & Shahbazi, S. (2016). Effect of training problem-solving skill on decision-making and critical thinking of personnel at medical emergencies. International Journal of Critical Illness and Injury Science, 6(4), 182–187. https://doi.org/10.4103/2229-5151.195445
Hosnah, W. M., Sudarti, & Subiki. (2017). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar fisika di SMA. Jurnal Pembelajaran Fisika, 6(2), 190–195.
Iman, R., Khaldun, I., & Nasrullah. (2017). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan model inkuiri terbimbing pada materi pesawat sederhana. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 5(1), 52–58.
Jayanti, A., & Amin, B. D. (2018). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri Barru. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 14(1), 23–28. https://doi.org/10.29303/jpft.v4i1.548
Karakoc, M. (2016). The Significance of critical thinking ability in terms of education. International Journal of Humanities and Social Science, 6(7), 81–84. www.ijhssnet.com%0AThe
Lukitasari, Dian Retno. 2013. Upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan berbantuan film sebagai sumber belajar pada pokok pembahasan sikap pantang menyerah dan ulet kelas X PM SMKN 1 Batang. (Skripsi). Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Masitoh, I. D., & Ariyanto, J. (2017). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIA pada materi pencemaran lingkungan di Surakarta. Bioedukasi, 10(1), 71–79. https://jurnal.uns.ac.id/bioedukasi/article/download/11276/pdf_1
Misbah, M., Mahtari, S., Wati, M., & Harto, M. (2018). Analysis of students’ critical thinking skills in dynamic electrical analisis keterampilan berpikir kritis siswa pada materi listrik. Kasuari: Physics Education Journal, 1(2), 103–110.
Negoro, R. A., Rusilowati, A., Aji, M. P., & Jaafar, R. (2020). Critical thinking in Physics: Momentum critical thinking test for pre-service teacher. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 9(1), 73–86. https://doi.org/10.24042/jipfalbiruni.v9i1.4834
Osnal, Suhartoni, & Wahyudi, I. (2015). Meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun tes hasil belajar akhir semester melalui workshop di KKG Gugus 02 Kecamatan Sumbermalang tahun 2014/2015. Pancaran Pendidikan, 5(1), 67–82.
Puspita, A. T., & Jatmiko, B. (2013). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statis kelas XI di SMA Negeri 2 Sidoarjo. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 02(03), 121–125.
Santi, I. K. L., & Santosa, R. H. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik pada materi pokok geometri ruang SMP. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 35–44. https://doi.org/10.21831/pg.v11i1.9673
Setyawan, D. N., Aminah, N. S., & Sarwanto, S. (2017). The using of scientific based physics module in learning to enhance high school students’ critical thinking skills on rotation dynamics and equilibrium of rigid body. Journal of Education and Learning (EduLearn), 11(2), 213–218. https://doi.org/10.11591/edulearn.v11i2.6017
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sunardjo, R. N., Yudhianto, S. A., & Rahman, T. (2016). Analisis implementasi keterampilan berpikir dasar dan kompleks dalam buku IPA pegangan siswa SMP kurikulum 2013 dan implementasinya dalam Pembelajaran. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 133–144.
Suparman, A. (2012). Desain Instruksional Modern. Jakarta: Erlangga.
Sutarno, S., Setiawan, A., Suhandi, A., Kaniawati, I., & Putri, D. H. (2017). Keterampilan pemecahan masalah mahasiswa dalam pembelajaran bandul fisis menggunakan model problem solving virtual laboratory. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 3(2), 164–172. https://doi.org/10.29303/jpft.v3i2.396
Suyidno. (2017). Model creative responsibility based learning (CRBL) untuk meningkatkan tanggung jawab, keterampilan proses sains, dan kreativitas ilmiah mahasiswa. (Disertasi). Pascasarjana Pendidikan Sains Universitas Negeri Surabaya, Surabaya.
Tegeh, I. M., I. N. Jampel & K. Pudjawan. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyudi, H. (2017). Optimalisasi daya kerja otak melalui pemanfaatan stimulan eksternal. Jurnal Pembelajaran Fisika, 5(4), 384–391.
Wahyuddin, W., & Nurcahaya, N. (2018). Efektivitas pembelajaran matematika melalui pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here (ETH) pada diswa kelas X SMA Negeri 8 Takalar. Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 2(1), 72–105. https://doi.org/10.22373/jppm.v2i1.4500
Wayan, N., Putri, S., & Ardana, I. M. (2014). Pengembangan perangkat pembelajaran tandur berbantuan geogebra sebagai upaya meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar geometri siswa. E-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 3(1), 1–11.
Widoyoko, E. P. (2016). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yeritia, S., Wahyudi, W., & Rahayu, S. (2017). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Kuripan tahun ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 3(2), 181–187. https://doi.org/10.29303/jpft.v3i2.398
Zendrato, J. (2016). Tingkat penerapan rencana pelaksanaan pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas: Suatu studi kasus di SMA Dian Harapan Jakarta. Scholaria : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 58–73. https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.
DOI: https://doi.org/10.20527/jipf.v5i2.2956
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika is licensed under a creative commons attribution-share alike 4.0 international license
Statistics Counter |















